Apakah Takdir bisa diubah?

bisakah ?

Kadang kita bertanya-tanya dalam hati: “bisakah takdir itu dirubah?” atau kadang kita sangat terlanjur meyakini secara membuta, bahwa takdir adalah ketentuan yang sudah digariskan dan ketetapan pasti dari Allah dan tidak bisa dirubah.
Sebenarnya kalau kita perhatikan dari sebuah Hadits Nabi shollallahu ’alaih wa sallam dijelaskan bahwa takdir yang telah Allah SWT tentukan bisa berubah. Dan apa yang dapat mengubah takdir itu ?

Jawabannya adalah doa seseorang.

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَرُدُّ الْقَضَاءَ إِلَّا الدُّعَاءُ وَلَا يَزِيدُ فِي الْعُمْرِ إِلَّا الْبِرُّ (الترمذي)

Artinya :
Bersabda Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam: “Tidak ada yang dapat menolak takdir (ketentuan) Allah selain do’a. Dan Tidak ada yang dapat menambah (memperpanjang) umur seseorang selain (perbuatan) baik.” (HR Tirmidzi 2065)

Subhanallah walhamdulillahi wa laa ilaaha ilaallah wa Allahu akbar…! Jadi betapa luar biasanya kedudukan do’a dalam ajaran Islam. Dengan do’a seseorang bisa memaohon dan berharap bahwa takdir yang Allah tentukan atas dirinya berubah. Hal ini merupakan suatu kabar gembira bagi siapapun yang selama ini merasa hidupnya hanya diwarnai penderitaan dan kenistaan dari hari ke hari, bulan ke bulan bahkan bertahun-tahun selalu dirundung penderitaan.
Melalui doa-doa yang dia panjatkan, dia akan menjadi orang yang optimis. Sebab keadaan hidupnya yang selama ini dirasakan hanya berisi kesengsaraan dapat berakhir dan berubah.
Kunci utamanya adalah ia tidak akan berputus asa dari rahmat Allah SWT dan ia mau bersungguh-sungguh memohon dengan do’a yang tulus yang seikhlas-ikhlasnya kepada Allah Yang Maha Pemberi dan Maha Berkuasa atas segala sesuatu di alam ini.

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ وَأَنِيبُوا إِلَى رَبِّكُمْ وَأَسْلِمُوا لَهُ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَكُمُ الْعَذَابُ ثُمَّ لَا تُنْصَرُونَ

Artinya :
Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah ta’aala mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi).” (QS Az-Zumar 53-54)

Demikianlah, hanya orang yang tetap berharap kepada Allah SWT saja yang dapat bertahan menyusuri kehidupan di dunia ini betapapun itu pahitnya sebuah takdir yang ia jalani. Ia akan senantiasa menanamkan dalam dirinya bahwa jika ia memohon pertolongan kepada Allah SWT dalam kondisi apapun, maka penderitaan dan kesulitan hidup yang ia hadapi akan berakhir dan berubah.
Sebaliknya, orang yang tidak pernah mengenal Allah SWT dengan sendirinya akan meninggalkan kebiasaan berdo’a dan memohon kepada Allah SWT. Ia akan terjatuh pada salah satu dari dua bentuk ekstrimitas. Pertama, ia akan mudah berputus asa. Atau kedua, ia akan lari kepada fihak lain untuk menjadi sandarannya untuk merubah keadaannya.
Padahal begitu ia telah bersandar kepada sesuatu yang lain selain Allah SWT, maka pada saat itu pulalah Allah SWT akan mengabaikan orang itu dan membiarkannya berjalan mengikuti situasi dan kondisi yang tersedia. Sedangkan orang tersebut dinilai sebagai seorang yang mempersekutukan Allah SWT dengan yang lain. Bisa dikategorikan orang tersebut menjadi musyrik…! Na’udzubillahi min dzalik.

Coba perhatikan firman Allah :

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

Artinya :
Dan Tuhanmu berfirman, “Berdo`alah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.” (QS Al-Mu’min 60)

Bagi seorang muslim dalam kehidupan sehari-harinya tidak boleh pernah berhenti memohon dan bermunajat kepadaNya, karena kalau tidak demikian maka bisa dikategorikan merupakan sebuah kesombongan. Kesombongan akan menjebloskannya ke dalam siksa yang pedih.

Maka dalam sebuah hadits, Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam bersabda:

مَنْ لَمْ يَدْعُ اللَّهَ غَضِبَ اللَّهُ عَلَيْهِ

Artinya :
Barangsiapa tidak berdo’a kepada Allah, maka Allah murka kepadanya.” (HR Ahmad 9342)

Satu kunci yang harus dipegang adalah jangan pernah berputus asa dari rahmat Allah.
Dengan cara apa ?
Yaitu menengadahkanlah kedua tangan dan berdo’alah kepada Allah. Allah Maha Mendengar dan Maha Berkuasa untuk mengubah takdir kita.

Barangkali di antara do’a yang baik untuk diajukan sebagai bentuk harapan agar Allah mengubah takdir ialah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ أَصْلِحْ لِي دِينِي الَّذِي هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِي وَأَصْلِحْ لِي دُنْيَايَ الَّتِي فِيهَا مَعَاشِي وَأَصْلِحْ لِي آخِرَتِي الَّتِي فِيهَا مَعَادِي وَاجْعَلْ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لِي فِي كُلِّ خَيْرٍ وَاجْعَلْ الْمَوْتَ رَاحَةً لِي مِنْ كُلِّ شَرٍّ

Artinya :
Ya Allah, perbaikilah agamaku untukku yang mana ia merupakan penjaga perkaraku. Perbaikilah duniaku yang di dalamnya terdapat kehidupanku. Perbaikilah akhiratku untukku yang di dalamnya terdapat tempat kembaliku. Jadikanlah hidupku sebagai tambahan untukku dalam setiap kebaikan, serta jadikanlah matiku sebagai istirahat untukku dari segala keburukan.” (HR Muslim 4897)

About these ads

24 thoughts on “Apakah Takdir bisa diubah?

  1. Inilah kemaha murahan Allah.menghapus sebuah ketetapan yg telah di gariskan,lewat doa yg sungguh2 ternyata bisa merubah nasib seseorang.Memang luar biasa manfaat doa….

  2. Alhamdulillah saya telah ditakdirkan dapat membuka blog ini, semoga takdir Allah yang lain yang baik-baik menyertai saya. amin

    • “Agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.”(QS. Fathir:30).
      “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku),maka pasti azab-Ku sangat berat.”(QS.ibrahim [14]:)

    • Ibnu Hajar al-Asqalani berkata, “Mereka, yakni para ulama mengatakan, ‘Qadha’ adalah ketentuan yang bersifat umum dan global sejak zaman azali, sedangkan qadar adalah bagian-bagian dan perincian-perincian dari ketentuan tersebut.’-Fat-hul Baari, (XI/486).

  3. Semenjak sy membuka usaha pertama’a si lancar” aja rezki yg allah berikan tp belakangan ini rezki sy kaya’a tertutup bahkan utang sy semakin bertumpuk setiap sy sholat 5 waktu sy slalu berdoa memohon agar allah memberikan petunjuk kepada sy tp kenyataan’a hidup sy semakin sulit dan berat utang” semakin menumpuk sy tak tahu lg harus bagai mana apakah mungkin tuhan tak mau lg mendengar doa sy…

  4. Ping balik: Apakah Takdir bisa diubah? | Sayid Mualim The Eagle Night

  5. Hmmmm takdir.
    1. Apakah orang bunuh diri adalah Takdir Tuhan.
    2. Apakah aksi Teror Bom bom Bali dan bom-2 lainnya adalah Takdir Tuhan.
    3. Apakah Serangan Amerika kepada Irak dan Afganistan adalah Takdir Tuhan.
    4. Apakah kematian Dubes US di libya adalah Takdir Tuhan.
    5. Apakah kematian Osama Bin Laden adalah takdir Tuhan.
    6. Apakah runtuhnya waduk situ gintung yang Rubuh dan anggaranya dikorup adalah takdir Tuhan.

    maaf terus terang semua yang ada dibumi adalah manusia yang memilih, manusia diberi akal,budi,pikiran untuk menentukan mana yang baik dan mana yang tidak baik, mana yang salah dan mana yang benar.
    memang benar mati-nya manusia adalah se izin dari Allah tapi untuk jalan hidup manusia, manusia sendiri yang menentukan..tentuapabila ingin berhasil haru selalui dengan usaha dan doa kepada Yang Maha Kuasa

    • Manusia makhluk berakal, dilengkapi nafsu bukan sebagai makhluk yang majbur (terpaksa, tidak memiliki pilihan), tetapi mempunyai pilihan. Dari banyaknya pilihan inilah takdir mana manusia ditentukan oleh Ketetapan Allah. Takdir adalah Ketetapan dan ketentuan Allah. Kalo manusia memilih untuk bunuh diri, takdir yg didapatnya bisa berupa kematian atau kesakitan (gagal bunuh diri, krn takdirnya blom sampai padanya). Wallahu ‘alam bissawab.

  6. Tulisan bagus…………. ga usah banyak koment, jalanin aja apa yang ditulis diatas. keren banget ya Allah… murka justru pada orang yang ga mau minta. gw puas punya Tuhan kaya Dia. aku jatuh cinta………………………….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s