Puisi : Ruang Hampa Kalbu

Ruang ‘hampa’ kalbu

DioN

Di tepi titian seberkas ufuk pagi terpancar
Menggamit setiap napas relung jiwa kehampaan
Berdegup,
Berirama,
Menari bersama,
Seakan tiada kata akhir dari sebuah kehangatan

Di tepi titian di ujung persimpangan embun mulai menetes
Mengejar langkah yang tak pasti
Beriring,
Bergandeng,
Tertawa bersama,
Seolah alunan merdu harpa dengan denting pesona memukau

Di ujung tepi titian karang menghadang kering menyekat
Lelah berpeluh menetes menyusuri ruang kosong di hati
Bersyukur,
Pasrah,
Tersenyum sendiri,
Mengenang indahnya pesona yang pernah hadir..

Semarang, 25 Januari 2010
Pukul 20.00

2 thoughts on “Puisi : Ruang Hampa Kalbu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s