Dasar Serat Optik-1

PENGENALAN DASAR KABEL SERAT OPTIK

Jaringan Telekomunikasi yang ada di Indonesia terdiri dari beberapa jenis media transmisi antara lain :

1.  Media Kabel berbasis tembaga (Cu)

2.  Media Gelombang Radio (Radio Wave)

3.  Media kabel serat optik (Optical Fiber)

STRUKTUR DASAR SERAT OPTIK

Terdiri dari :

  1. Core (Inti), Berfungsi untuk menentukan cahaya merambat dari satu ujung ke ujung lainnya.

Core memiliki Ciri-Ciri :

    a. Terbuat dari bahan kuarsa dengan kualitas sangat tinggi.

    b. Merupakan bagian utama dari serat optik karena perambatan cahaya sebenarnya terjadi pada bagian ini.

    Ukuran core sangat mempengaruhi karakteristik serat optik

2. Cladding (Lapisan)

Berfungsi sebagai cermin, yakni mementulkan cahaya agar dapat merambat ke ujung lainnya.

Cladding memiliki Ciri-Ciri :

a. Terbuat dari bahan gelas dengan indek bias lebih kecil dari core

b. Merupakan selubung dari core

c. Hubungan index antara core dan cladding akan membpengaruhi perambatan cahaya pada core (mempengaruhi besarnya sudut kritis)

3. Coating (Jaket)

Berfungsi sebagai pelindung mekanis dan tempat kode warna. Indek bias (n) inti lebih besar dari pada Indek bias Cladding (Nc > Nd).

Coating memiliki Ciri-Ciri :

    a. Terbuat dari bahan plastik

    b. Berfungsi untuk melindungi serat optik dari kerusakan

PERAMBATAN CAHAYA KABEL SERAT OPTIK

Perambatan gelombang

Cahaya merambat dalam dua medium yang berbeda dengan cara :

  • Merambat lurus

  • Dibiaskan

  • Dipantulkan

Bila cahaya berjalan melintas sebuah batas antara dua meterial dengan indek bias yang berbeda (n1 dan n2) maka refleksi dan refleksi dapat terjadi n1 > n2 Cahaya yang direfraksikan patah; q1 1 q2

Refractive Index (Indeks bias)

Bila gelombang cahaya merambat melalui material, tidak dalam vacuum, maka kecepatannya lebih kecil dibandingkan dalam vacuum.

Keuntungan Serat Optik

  • Band width lebar

  • Redaman kecil

  • Kebal terhadap induksi

  • Keamanan rahasia informasi lebih baik

  • Aman dari bahaya listrik

  • Penambahan kanal / kapasitas terpasang lebih mudah

  • Tidak ada cakap silang (Crosstalk)

  • Tidak berkarat

  • Lebih ekonomis

  • Tanah temperatur tinggi

  • Konsumsi daya rendah

Kerugian Serat Optik

  • Tidak menyalurkan energi listrik

  • Pada sistem repeater, transmistter & receiver perlu pengubahan energi listrik ke optik dan sebaliknya

  • Perangkat sambung relatif lebih sulit, karena terbuat dari gelas silica, memerlukan penangganan yang lebih hati-hati

  • Perangkat terminasi lebih mahal

  • Perbaikan lebih sulit

Jenis-jenis Serat Optik

Terdiri dari :

  1. Step index multimode

  • Indeks bias core konstan

  • Ukuran Core besar (50 mikro meter) dan dilapisi cladding yang sangat tipis

  • Penyambungan kabel lebih mudah karena memiliki core yang besar

  • Terjadi dispresi

  • Hanya digunakan untuk jarak pendek dan tranmisi data bit rate rendah

    2. Graded index multimode

  • Cahaya merambat karena difraksi yang terjadi pada core sehingga rambatan cahaya sejajar dengan sumbu serat

  • Dispresi minimum

  • Hanya lebih mahal dari serat optik SI karena proses pembuatannya lebih sulit

3. Step index singlemode

  • Serat Optik SI monomode memiliki diameter core yang sangat kecil dibandingkan ukuran claddingnya

  • Cahay hanya merambat dalam satu mode saja yaitu sejajar dengan sumbu serat optik

  • Digunakan untuk tranmisi data dengan bit rate tinggi

Klik untuk mengetahui kode_warna_& label Kabel Serat Optik


One thought on “Dasar Serat Optik-1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s