Puisi : Jealous

 

Jealous

Oleh : DioN Erbe

 

 

Pandang mataku sudah mulai suram yang tak bisa membedakan mana fatamorgana dan realita lagi,

tetes airmataku menumpah di cawan rasa haru dan sedih

Menatap kekasih merengkuh harapan fajar

Langkah kecil meniti dekapan mesra,

Di rumah bercat putih kenangannya.

 

 

Kupersiapkan diriku untuk kuat menahan gejolak darah dan aliran oksigen di pucat pasi wajahku,

Mampukah aku menyaksikan kekasih mengulurkan tangan buatnya lagi ?

Atau aku yang telah lemah dan tak mampu menyajikan cawan kebahagiaan ?

Nyatanya ketakberdayaanku menumbuhkan sayap barunya.

Mengepak lemah di dahan rapuh Cinta lamanya.

 

 

Purwokerto, 2 Mei 2011

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s