SHIDIQ ITU APA SIH ?

TARBIYAH OF RAMADHAN – TOR (seri ke-9)
Senin, 8 Agustus 2011

Oleh Muhammad Muhtar Arifin Sholeh

A’uudzubillaahi minash-shaithaanir-rajiim
Bismillaahirrahmaanirrahiim

SHIDIQ ITU APA SIH ?

Akhlaq pribadi adalah sifat, karakter, atau tabiat dalam diri pribadi kita. Dalam hal ini, bagaimana manusia berusaha agar dirinya mempunyai akhlaq pribadi yang baik (akhlaqul karimah) seperti shiddiq, amanah, istiqamah, mujahadah, tawadhu, sabar, dan sebagainya. Sifat-sifat baik tersebut seharusnya diusahakan agar secara otomatis menjadi warna dalam jiwa-raga manusia.

Shidiq (ash-shidqu), secara etimologis, berarti benar tau jujur, yaitu benar dalam hati (ash-shidqul-qalb), benar dalam ucapan (ash-shidqul-hadist atau ash-shidqul-lisaan), benar dalam perbuatan (ash-shidqul-‘amal), benar dalam janji (ash-shidqul-wa’ad), benar dalam kemauan (ash-shidqul-‘azam), benar dalam pergaulan (ashidqul-mu’amalah), dan benar dalam kenyataan (ash-shidqul-haal). Hati yang benar adalah hati yang bersih dan dilandasi iman (enam rukun iman). Ucapan yang benar ialah ucapan yang berisi kebenaran, kebaikan, kemanfaatan, dan kejujuran. Perbuatan yang benar yaitu perbuatan yang diniati karena Allah, mentaati tuntunan yang Maha Benar, yaitu Allah al-Haq, dan mengikuti syari’atullaah. Janji dikatakan benar jika ditepati. Kemauan yang benar adalah kemauan yang dilakukan secara benar dan bermanfaat untuk mencari ridho Allah. Pergaulan yang benar ialah pergaulan yang mengikuti tuntunan Alah dan Rasul-Nya yaitu tidak sombong, tidak berkhianat, tidak menipu, tidak bermusuhan, dan tidak memalsu. Benar dalam kenyataan yaitu tampil apa adanya, jujur, tidak mengada-ada, dan jauh dari kepalsuan.

Rasulullah saw bersabda, yang artinya, “Hendaklah kamu semua bersikap jujur (benar), karena kejujuran membawa kepada kebaikan, dan kebaikan membawa ke surga. Seseorang yang selalu jujur dan mencari kejujuran akan ditulis oleh Allah sebagai seorang yang jujur (shidiq). Dan jauhilah sifat bohong karena kebohongan membawa sifat kejahatan dan kejahatan membawa ke neraka. Orang yang selalu berbohong dan mencari-cari kebohongan akan ditulis oleh Allah sebagai pembohong” (HR Bukhari).

 

Sabdanya lagi, yang artinya, “Tanda-tanda orang munafik ada tiga, yaitu jika berkata ia dusta, jika berjanji ia mengingkari, dan jika dipercaya ia berkhianat” (HR Bukhari-muslim).

Allah berfirman :

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui”. (QS al-Anfaal 8:27).

Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan”. (QS ash-Shaff 61:2-3).

Wallaahu a’lam bish-shawwab,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s