AL-QURAN SEBAGAI SUMBER INSPIRASI

TARBIYAH OF RAMADHAN – TOR (seri ke-13)
Senin, 22 Agustus 2011

Oleh Muhammad Muhtar Arifin Sholeh

A’uudzubillaahi minash-shaithaanir-rajiim
Bismillaahirrahmaanirrahiim

AL-QURAN SEBAGAI SUMBER INSPIRASI

Secara terminologis al-Quran berarti wahyu Allah swt yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw, sebagaipedoman hidup manusia. Beberapa fungsi al-Quran adalah sebagai al-Hudaa (Petunjuk untuk kehidupan – QS 2:185, 10:57), al-Bayaan / at-Tibyaan / Tafshiil (Penjelas sesuatu hal – QS 2:185, 10:37), dsb. Berhubungan dengan al-Quran sebagai al-Hudaa dan al-Bayaan (….hudan-linnaasi wa bayyinaatim- minal-huda …..- QS al-Baqarah 2:185), Kitab Suci yang terdiri dari 30 juz – 114 surat itu memberi inspirasi kepada manusia dalam berbagai hal sebagai berikut:

1.      Inspirasi untuk beriman
Al-Quran memerintah manusia untuk beriman (meyakini hati, mengucapkan lisan, dan mewujudkan dalam perbuatan), yaitu beriman kepada enam perkara (Rukun Iman) – QS 2:25,177,208,218,277,285 ; 3:110,164 ; 4:57,65 ; 8:2-4 ; 9:71,72,119 ; 23:1-11 ; 31:13 ; 33:36 ; dsb.

Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa (QS al-Baqarah 2:177).

2.      Inspirasi untuk beribadah kepada Allah swt semata
Al-Quran memerintah manusia untuk beribadah (ingat, dekat, taat, dan cinta) kepada Allah swt semata, dengan niat ikhlas karena-Nya saja – QS 2:3,21,43,110,177,183,196 ; 16:49,50 ; 22:77,78 ; 51:56 ; 98:5 ; dsb.

Hai manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa (QS al-Baqarah 2:21).

3.      Inspirasi untuk berakhlaq mulia
Al-Quran memerintah manusia untuk berbudi pekerti-luhur (berakhlaq mulia) kepada Allah swt, Rasulullah saw, diri sendiri, sesama manusia (orang tua, suami-istri, guru, dsb.), sesama mahluk (tumbuhan, binatang, dsb.), keluarga, dan kepada masyarakat – QS 3:199 ; 16:90,91 ; 17:23,24 ; 49:1,2,3,6,10,11,12,13 ; dsb.

Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran (QS an-Nahl 16:90)

4.      Inspirasi untuk beramal sholih
Al-Quran memerintah manusia untuk melalukan amal sholih (perbuatan baik), yaitu amal didasari iman, amal yang mengandung ilmu, amal yang akhlakul-karimah (luhur), dan amal yang rahmatan-lil-‘aalamiin (bermanfaat) – QS 3:110,134,199 ; 4:14,29,57,58 ; 5:2 ; 9:119 ; 7:199 ; 25:63-76 ; dsb.

Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan-amalan yang shaleh, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai; kekal mereka di dalamnya; mereka di dalamnya mempunyai isteri-isteri yang suci, dan Kami masukkan mereka ke tempat yang teduh lagi nyaman (QS an-Nisaa 4:57)

5.      Inspirasi untuk berilmu atau belajar-mengajar (ber-pendidikan)
Al-Quran memerintah manusia untuk mencari ilmu (belajar), menyampaikan ilmu (mengajar), mengembangkan ilmu, dan memanfaatkan ilmu untuk kebaikan hidup – QS 4:82 ; 16:78-81 ; 17:36 ; 30:20-25,46 ; 49:13 ; 55:33 ; 96:1-5 ; dsb.

Bacalah ! dengan (menyebut, atas) nama Tuhanmu yang menciptakan, menciptakan manusia dari segumpal darah, bacalah !, dan Tuhanmulah yang paling pemurah, yang mengajari (manusia) dengan perantaraan qalam / pena, yang mengajari manusia apa-apa yang tidak diketahuinya (QS al-’Alaq 96:1-5).
6.      Inspirasi untuk bekerja mencari nafkah (ber-ekonomi)
Al-Quran memerintah manusia untuk hidup mencari nafkah secara halaalan-thayyiban (halal dan baik) dalam wujud, proses, dan hasilnya – QS 2:168,172,177,182,183 ; 4:29 ; 9:60 ; 30:46 ; 49:15 ; dsb.

“Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, & janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan;karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu” (QS al-Baqarah 2:168).

7.      Inspirasi untuk berhidup-sosial
Al-Quran memerintah manusia untuk hidup bersosial, berinteraksi (kenal-mengenal, komunikasi, kerja sama, dan tolong-menolong dalam kebaikan dan taqwa) – QS 30:21 ; 49:10-13 ;

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki & seorang perempuan & menjadikan kamu berbangsa-bangsa & bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yg paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yg paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal (QS al-Hujuraat 49:13).

8.      Inspirasi untuk berhidup-keluarga
Al-Quran memerintah manusia untuk hidup berkeluarga dengan baik, hubungan suami-istri dan orang tua – anak yang harmonis, mengasuh dan mendidik anak secara baik – QS 4:1,3,4,7-14 ; 17:23-24 ; 30:21 ; 31:14,15 ; 64:14,15 ; 66:6 ; dsb.

Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar (QS an-Nisaa’ 4:9).

Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia (QS al-Israa’ 17:23)

9.      Inspirasi untuk berhidup-individu
Al-Quran memerintah manusia untuk memenuhi kebutuhan atau hak-hak individu seperti sandang, pangan, papan, pendidikan, kesehatan, keamanan, kasih sayang, seksual, dsb. – QS 2:155-157,286 ; 3:14 ; 4:7-14 ; 49:13 ; 66:6 ; 95:4-6 ; dsb.

“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga)” (QS al-Imraan 3:14).

10.      Inspirasi untuk berpolitik
Al-Quran memerintah manusia untuk menjadi pemimpin yang baik dan memilih pemimpinan dengan mengikuti petunjuk al-Quran – QS 3:26 ; 4:59 ; 5:51,57 ; 114:2 ; dsb.

“Katakanlah: “Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu” (QS al-Imran 3:26)
Wallaahu a’lam bish-shawwab,
Insya Allah bersambung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s